Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

Artikel! Ayurveda AV | September 21, 2017

Scroll to top

Top

Rigth now get betting bonus from bookmakers
No Comments

Detoksifikasi + Ayurveda AV

Detoksifikasi + Ayurveda AV
Indah Aromatika
  • On September 27, 2013
  • http://www.ayurvedaav-indonesia.com

Dalam kehidupan yang serba instan, cepat dan makin canggih, banyak produk yang diolah dengan cepat. Banyaknya restoran cepat saji yang menyaj ikan makanan dengan rendah serat dan kaya lemak, serta pemakaian bahan pengawet, bahan pewarna, serta bahan kimia lain. Bahan pangan pun juga berasal dari percepatan proses dengan pupuk organic, pestisida. Hewan ternak menggunakan obat hormone sehingga usia semakin pendek, sehingga bilamana bahan-bahan ini bila dikonsumsi terus menerus maka zat-zat tersebut tidak bisa terurai oleh system metabolisme. Akibatnya terjadi penumpukkan raeun di dalam tubuh kita .

Secara alamiah sebenarnya tubuh sudah melakukan detoksifikasi secara ringan, seperti buang air besar ataupun buang air kecil. Tetapi proses ini ada kalanya tidak memadai terutama jika j umlah toksin yang terbentuk lebih banyak daripada yang dapat dikeluarkan Pikiran, emosi dan stress juga berpotensi meningkatkan jumlah toksin dalam tubuh. Bila dilakukan otopsi pada tubuh manusia, penampang lintang usus manusia perbandingannya sebagai berikut :

 

 

Gambar sebelah kiri adalah lumen usus yang kotor. Kita lihat dimana lumennya menyempit oleh karena banyaknya toxin, kotoran, lemak yang menempel di usus.

Fungsi usus dalam menyerap makanan untuk nutrisi tubuh akan terhmbat bilamana hal ini terjadi. Bila hal ini dibiarkan terlalu lama, maka tubuh akan banyak mengalami gangguan. Tubuh akan berada dalam keadaan kondisi asidosis (kondisi dimana keasaman tubuh sudah terlalu tinggi sehingga tubuh rentan terhadap penyakit).

Gejala awal asidosis : sering sakit kepala, asma, sinusitis, mudah alergi, sering batuk, pilek, jerawat, bisul, eksim , keputihan, bau nafas tidak sedap, keringat berbau menyengat sering nyeri otot dan persendian, lesu kronis,dan kelebihan berat badan.

Gambar disebelah kanan adalah penampang usus yang bersih. Warnanya kemerahan dan tampak jonjot-jonjot usus yang sehat.

Jonjot usus ini berguna dalam menyerap nutrisi yang kita makan.

Apa itu detoksifikasi ?

Proses pembuangan racun dari dalam tubuh. Proses ini sangat positif karena membantu tubuh melakukan proses pembersihan diri secara alami. Akan muncul tanda-tanda tertentu sebagai akibat pembersihan racun (toxin) dalam jumlah besar. Setelah tubuh mengalami detoksifikasi, maka tubuh akan merasa lebih kreatif, bersemangat, produktif, rileks dan nyaman.

Apakah detoksifikasi terjadi pada semua orang ?

Tidak semua orang mengalami detoksifikasi

Faktor apa yang menentukan ?

Setiap orang mempunyai metabolisme yang berbeda, maka yang muncul dalam proses detoksifikasi setiap orang juga berbeda. Perbedaan ini sangat tergantung pada BANYAKNYA RACUN dalam tubuh dan KEPEKAAN (derajat sensifitas) tubuh pada perubahan.

Tanda-tanda detoksifikasi :

  • Sakit kepala ( gejala ini seri ng muncul pad pecandu obat, kopi , teh maupun rokok)
  • Mual, kembung, sembelit atau sering buang ai r besar (mirip diare tapi tidak lama)
  • Pilek, flu , demam ri ngan
  • Nyeri pada otot dan persendian<
  • Gangguan pada kulit berupa gatal, ruam merah
  • Gangguan emosi (cemas,uring -uringan , gelisah). Gejala ini disebabkan menurunnya gula darah, yang merupakan cara alamiah tubuh melakukan penghematan energi selama masa puasa. Sifatnya hanya sementara
  • Kedinginan. Tubuh akan menurunkan temperatu rnya karena energi yang biasa dipakai untuk menghangatkan tubuh akan lebih banyak dipakai untuk mempercepat proses detoksifikasi
  • Perubahan warna air seni menjadi lebih pekat. Menandakan tubuh mulai mengeluarkan toxin.

Manfaat detoksifikasi ?

1. Mencegah penyakit
2. Mengistirahatkan organ tubuh
3. Membersihkan bagian dalam tubuh
4. Membersihkan jerawat
5. Memperlambat proses penuaan
6. Meningkatkan fleksibilitas tubuh
7. Meningkatkan fertilitas (kesuburan)

Bagaimana menghilangkan tanda-tanda detoksifikasi ?

Minum air putih yang banyak, minimal 3 liter setiap hari selama program/ detoksi fikasi. Selama proses detoksifikasi berlangsung , sebaiknya justru tidak minum obat apapun. Obat akan menghambat proses pengeluaran toxin dalam tubuh. Kemampuan obat hanyalah meredam gejala penyakit, tetapi tidak menghilangkan penyebabnya.

Tips mengatasi reaksi detoksifikasi :

1. Jangan metakukan aktifitas yang menguras energi
2. Jangan berpanas-panas di terik matahari
3. Minum air putih yang banyak. Jangan makan makanan padat
4. Segera berbaring atau tidur di tempat yang sejuk

Manfaat air putih :

  • Menekan selera makan
  • Metancarkan fungsi ginjal
  • Menghitangkan konstipasi (sembelit)
  • Sebagai katalisator proses metabolisme lemak menjadi energi. Jika kurang minum air putih = BB tidak turun karena metabolisme lemak terganggu.
  • Bila anda merasa lapar, belum tentu kekurangan makanan, kemungkinan kurang minum air putih. Minumlah, rasa lapar anda akan hilang
  • Ginjal bekerja membuang sampah dan racun datam tubuh kita. Terutama setama penurunan berat badan, tubuh mempunyai lebih banyak sampah yaitu lemak sudah dibakar yang harus dibuang. Makin banyak minum air putih, kerja ginjal makin ringan dan makin cepat anda turun berat badan.
  • Kalau anda banyak minum air putih, maka akan memperlancar pencernaan dan buang air besar.

Dalam konsep kesehatan AYURVEDA, detoksifikasi secara rutin harus diakukan pada USUS BESAR, LIVER dan GINJAL. Hal ini karena dalam 3 organ tersebut diatas lah ampas / sisa makanan, sisa metabolisme dan zat2 yang sdh tdk bisa lagi digunakan oleh tubuh akan menumpuk dan bila tdk dibersihkan secara rutin maka akan mengendap dan menjadi racun dalam tubuh yang bisa meracuni darah. Dalam rangkaian produk AYURVEDA AV dikenal konsep TRI CLEANSE yaitu detoksifikasi yang dilakukan dengan mengkonsumsi AV COLEX, AV URI K dan AV LIV ACT. Bila anda sama sekali belum pernah melakukan TRI CLEANSE Maka lakukan pembersihan pada usus dengan konsumsi AV COLEX 2X1 setiap malam menjelang tidur selama 15 hari Selanjutnya teruskan dengan AV URI K 2 x 1 selama 15 hari Dan selanjutnya AV LIV ACT 2 x 1 selama 15 hari Selanjutnya jadwal di atas bisa diulangi dengan jadwal seperti dibawah ini, dengan DOSIS cukup 1 X 1

Submit a Comment

Too many requests